04/08/19

Perjalanan Sebelum Gajian dari Google Adsense


Setelah diterima oleh Google Adsense, ada perasaan senang didalam hatiku. Saya berpikir, mungkin saya sudah bisa menghasilkan banyak uang dari Adsense.

Tapi, ternyata tidak semudah itu..

Justru ini adalah awal dari perjuangan saya.

Setelah mengalami banyak penolakan oleh Google Adsense, ternyata ada yang lebih sulit daripada mengajukan permohonan ke Google Adsense.

Yaitu meraih gaji pertama dari Google Adsense.

Saya harus berusaha lebih giat lagi agar bisa mendapatkan penghasilan yang berlimpah dari Google Adsense, salah satu faktornya yaitu meningkatkan jumlah pengunjung di blog.

Mengingat blog saya adalah blog baru jadi otomatis saya tidak akan mendapatkan banyak peluang sampai saya meningkatkan pengunjung blog saya.

Logikanya mungkin seperti ini..

Jika adsense adalah sebuah program periklanan yang membayar publishernya berdasarkan jumlah klik iklan (pay per click) maka untuk memperbanyak klik tersebut, saya harus meningkatkan pengunjung blog saya.

Saya sadar,

Dari 1000 pengunjung yang saya dapatkan, saya hanya mendapatkan beberapa klik saja setidaknya 10-20 klik dengan harga yang rata-rata bisa untuk beli beberapa butir permen.

Coba saja hitung, permisalan harga permen adalah Rp500, trus dikali 20 klik, berapa hasilnya?

Murah banget kan?

Kira-kira seperti itulah rata-rata penghasilan yang saya dapatkan perharinya meskipun saya sudah memiliki banyak visitor.

Dibandingkan dengan jual jasa atau produk sendiri, pasti hasilnya lebih dari itu.

Setelah saya diterima adsense, apa yang saya lakukan selanjutnya?

Langkah selanjutnya adalah, saya mulai memasang dan merapikan Unit Iklan Adsense saya di template blog saya. Kemudian, saya sempat mengecek apakah iklan sudah tampil.

Saya merasa senang sekali melihat iklan sudah tampil dan saya sudah resmi menjadi publisher Google.

Tapi, ternyata..

Perjalanan saya justru baru dimulai..

Jujur, saya menghabiskan waktu saya lebih banyak dari sebelumnya, jika dulu saya menghabiskan waktu beberapa bulan untuk mendaftar adsense, maka untuk bisa gajian dari Google Adsense, saya perlu waktu dua atau tiga kali lipatnya.

Itu karena Adsense hanya membayar kita berdasarkan jumlah klik. Jadi, saya tidak berharap banyak soal menjadi kaya mendadak atau apalah seperti para mastah blogger lain, karena mereka berbeda cerita dengan saya.

Jika mereka mampu menghabiskan uang untuk modal iklan, mungkin saya tidak mampu, mengingat saya adalah orang-orang baru dalam dunia adsense.

Penghasilan saya juga masih pas-pasan.

Masih kalah dibandingkan kerja di dunia Nyata.

Ok, saya anggap disini Adsense hanyalah sebuah sampingan.

Mendapatkan Peringkat 1 di Google

Saya berhasil masuk halaman pertama Google tapi saya tidak memainkan SEO atau apalah namanya, yang katanya bisa menaikkan posisi kita di halaman pertama Google.

Saya hanyalah seorang newbie yang baru mengerti soal adsense, blog, apalagi soal SEO, saya sama sekali tidak mengerti.

Yang saya maksud saya mendapatkan peringkat 1 di Google bukanlah berasal dari Blog ini. Blog ini hanya sekedar tempat saya untuk berbagi pengalaman dan panduan ngeblog, tidak lebih.

Saya mendapatkan peringkat 1 di Google hanyalah sebuah kebetulan.

Alhamdulillah sejak saya mendapatkan peringkat 1, penghasilan Adsense saya semakin meningkat, apalagi Google sekarang sudah mengupdate Algoritmanya.

Perlu diketahui, jika suatu saat saya mendapatkan peringkat 1 untuk postingan ini, ini juga hanya sebuah kebetulan semata. Karena saya tidak akan mengoptimasi halaman ini agar menjadi peringkat satu, semuanya saya biarkan apa adanya.

Bukan karena saya tidak pengen, tapi karena saya tidak punya waktu, ilmu, dan juga tenaga.

Mengingat saya adalah orang baru, mungkin saya akan kalah dengan master-master SEO diluar sana.

Perjalanan Blogging Saya Dengan Adsense Selanjutnya

Tidak ada perjalanan yang WOW buat saya.

Karena seperti yang saya katakan sebelumnya, saya membiarkan blog saya berjalan apa adanya, tanpa melakukan promosi, cari backlink, atau bahkan mengoptimasinya.

Peringkat 1 hanyalah kebetulan semata.

Yang saya lakukan hanyalah sebagai berikut ini:
  • Menentukan Posisi Iklan terbaik di blog saya agar mendapatkan potensi klik iklan.
  • Memperbanyak postingan blog saya.
  • Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada pada blog saya, yang mungkin bisa berakibat fatal pada blog saya apabila tidak diperbaiki.

Cuma itu saja.

Selanjutnya saya tetap konsisten update postingan.

Singkat cerita..

Setelah menunggu kurang lebih enam bulan lamanya, akhirnya mendapatkan notifikasi bahwa PIN sudah dikirim oleh Adsense.

Saya senangnya bukan main.

Perjalanan saya menanti PIN Adsense sebenarnya berlangsung selama dua bulan sejak tanggal pengiriman PIN.

Pernah sempat berputus asa akibat PIN saya tidak kunjung sampai kerumah saya.

Saya pernah mengira PIN saya bakalan sampai dalam kurun waktu satu bulan, ternyata perkiraan saya sangat jauh sekali.

Tapi sekarang ada kabar gembira bagi warga negara Indonesia, karena Pihak Adsense akan mengirimkan PIN untuk publisher Indonesia dari Negara Malaysia, sehingga kita tidak terlalu lama menunggunya.

Berbeda dengan pengiriman PIN yang berpusat di California, mungkin harus menunggu hingga dua bulan seperti yang pernah saya alami.

Dua bulan kemudian, setelah PIN sampai di tangan saya, kemudian saya memverifikasi akun adsense saya. Setelah verifikasi berhasil, kembali lagi saya lanjutkan perjuangan saya hingga gajian.

Waktu yang saya tempuh pun akhirnya sampai juga, saya mendapatkan gaji pertama dari Google Adsense yang jumlahnya tidak banyak, yaitu sekitar $100 koma sekian.

Kesimpulan dari pengalaman saya

Saya sudah membuktikan dari pengalaman saya sendiri, bahwa menghasilkan uang dari blog bukanlah perkara yang mudah. Saya bahkan sudah menghabiskan waktu dua tahun ngeblog tapi penghasilannya seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Yaitu seperti Gaji seorang PNS yang kerja selama satu bulan.

Meskipun hanya sedikit, tapi saya tetap mensyukurinya, mengingat blog adalah sampingan saya. Saya tidak menjadikan ngeblog sebagai pekerjaan utama saya.

Kecuali jika ada waktu luang yang benar-benar kosong seperti liburan yang panjang, mungkin saya lebih memilih untuk mengelola blog ketimbang melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sekian, semoga pengalaman saya ini dapat dipetik hikmahnya.

Artikel Terkait

Jika ada pertanyaan mengenai tulisan ini, jangan segan untuk bertanya melalui kolom komentar, terimakasih.
EmoticonEmoticon